Olahraga Tenis Meja: Ukuran Lapangan sampai Aturan Bermain

Tenis meja adalah permainan bola kecil yang dimainkan di lapangan dengan ukuran lapangan tenis meja tertentu. Permainan bisa dilakukan individu atau ganda seeprti bulutangkis. Di Indonesia, terdapat induk cabang olahraga tersebut yang dikenal PTMSI atau Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia.

Banyak orang bermain tenis meja sebagai sebuah hiburan untuk melepas penat. Walaupun begitu, tidak ada salahnya untuk mengetahui ukuran dari lapangan tenis meja.

Ukuran Lapangan Tenis Meja

Untuk menambah wawasan serta pengetahuan mengenai olahraga tenis meja, ukuran lapangan tenis meja ini perlu diketahui. Permainan tenis meja ini sebenarnya tidak dimainkan di lapangan, tapi di atas meja. Untuk ukurannya sendiri sebenarnya tidak terlalu luas.

Lebar dari meja tenis meja adalah 152,5 cm, panjang 274 cm, dengan tinggi 76 cm. Luas keseluruhan dari meja tenis meja adalah 4,1785 m2 dengan tebal meja 3 cm. Di atas meja terdapat net yang digunakan sebagai pembatas dengan panjang 783 cm. Ukuran lapangan tenis meja ini merupakan ukuran sesuai standar nasional.

Peralatan Tenis Meja

 

Dalam permainan tenis meja terdapat beberapa peralatan utama yang digunakan. Peralatan yang digunakan adalah meja, net, bet, dan bola. Untuk meja sendiri bisa dikatakan sebagai lapangan tenis meja. Berikut ini penjelasan dan ukuran dari peralatan yang digunakan:

1. Net atau Jaring

Pada tenis lapangan ditemukan net atau jaring yang berada di bagian tengah dari lapangan. Hal ini juga ditemukan pada permainan tenis meja, Net atau jaring memiliki fungsi untuk memisahkan area dari masing-masing pemain tenis meja.

Perbedaan net tenis meja dan tenis lapangan yaitu mengenai ukurannya. Ukuran dari net permainan tenis meja, yaitu:

  • Jika jaring dibentangkan menggunakan tali yang kedua sisinya diikat pada tiang dengan tinggi sebesar 15,25 cm. Untuk sisi batas kedua tiang penyangga memiliki jarak 15,25 cm dari sisi batas dari permukaan meja.
  • Panjangan net dari kiri ke kanan adalah 1,83 meter. Sedangkan panjang net dari atas sampai permukaan meja yaitu 15,22 cm.

2. Bet atau Alat Pemukul

Pada olahraga tenis lapangan, alat pemukul bola yang digunakan adalah raket. Sementara itu, alat pemukul bola yang digunakan dalam permainan tenis meja adalah alat yang dibuat dari kayu dengan permukaan yang dibuat lapisan bahan khusus disebut sebagai bet.

Daun bet tenis meja harus kaku dan datar. Daun bet terbuat dari kayu 85%. Lapisan perekat pada kayu dapat diperkuat memakai bahan serat karbon ataupun bahan kertas padat. Ukuran yang digunakan adalah 7,5% dari total ketebalan yaitu 0,35 mm.

Sisi daun bet ditutupi karet licin atau bintik. Jika menggunakan karet bintik, ketebalan karet dengan lapisan lem perekat yaitu tidak lebih dari 2,0 mm. Panjang dari bet tenis meja yaitu 25,5 cm dan lebar 15 cm. Ukuran ini ukuran standar nasional atau internasional.

3. Bola Tenis Meja

Bola yang dipakai dalam permainan tenis meja juga memiliki ukuran standar sesuai dengan peraturan. Berikut merupakan ukuran dari bola tenis meja:

  • Berat bola tenis meja 2,7 gram dan diameter 40 mm.
  • Biasanya, bola tenis berwarna putih atau orange dengan bahan selulosa ringan.
  • Pantulan dari bola tenis meja harus bisa mencapai ketinggian 23-26 cm pada pantulan pertama saat bola dijatuhkan.
  • Umumnya kualitas bola tenis meja ditandai simbol bintang di permukaan. Jumlahnya 1 sampai dengan 3 bintang. Arti dari simbol 3 bintang pada bola tenis meja adalah bola berkualitas baik. Biasanya bola ini dipakai turnamen tenis meja.

Perlu diketahui bahwa pantulan bola tenis meja yang baik yaitu jika dijatuhkan di ketinggian 30,5cm, maka akan menghasilkan ketinggian 23-26cm untuk pantulan pertama.

Peraturan dalam Permainan Tenis Meja

Berikut adalah persyaratan serta peraturan dalam permainan tenis meja:

  • Pemain harus memukul bola dan bisa menyentuhkan bet.
  • Pemain melakukan service.
  • Receiver atau penerima bola adalah pemain yang memukul bola yang kedua dalam 1 reli.
  • Wasit adalah orang yang mengawasi permainan.
  • Pembantu wasit adalah orang yang membantu wasit mengawasi permainan.

1. Poin

Untuk menang, pemain perlu memperebutkan poin. Pemain akan memperoleh poin jika:

  • Bola melayang melewati meja tanpa memantul lebih dulu.
  • Lawan terlebih dahulu menyentuh bola tanpa dapat mengembalikan.
  • Lawan tidak bisa mengembalikan bola secara tepat.
  • Lawan memukul bola menggunakan sisi daun bet tanpa pelapis karet.
  • Servis dilakukan lawan secara tidak sempurna dan bola tidak melewati net.
  • Lawan memukul bola lebih dari sekali sebelum bola berhasil melewati net.
  • Gerakan lawan yang menyentuh net.
  • Gerakan lawan yang membuat permukaan meja jadi bergerak.
  • Lawan menyentuh meja menggunakan tangan yang tidak dipakai memegang bet.
  • Lawan memukul bola tidak dengan berurutan.
  • Servis serta pengembalian bola.

2. Servis

Dalam servis serta pengembalian bola terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut aturan-aturan standar yang ada dalam permainan tenis meja:

  • Urutan dalam servis ditentukan menggunakan undian. Setelah memperoleh keputusan, pemenang bisa menentukan antara memilih servis atau tempat terlebih dahulu.
  • Saat pemain atau pasangan memilih salah satu pilihan, maka lawan main harus memilih pilihan yang lain.
  • Dalam tenis meja, pemain ataupun pasangan memulai pada satu sisi. Lalu akan berpindah tempat pada permainan selanjutnya. Di permainan tersebut pemain harus bertukar tempat apabila salah satunya sudah memperoleh poin 5.
  • Setelah memperoleh 2 poin, maka penerima secara bergantian melakukan servis sampai permainan selesai.

Terdapat pengecualian apabila kedua pemain sama-sama mendapatkan poin 10. Apabila diberlakukan percepatan waktu, maka urutan servis serta menerima servis tetap sama tapi masing-masing perlu melakukan servis sekali bergantian.

3. Sistem Pertandingan

Berikut aturan standar sistem pertandingan yang telah ditetapkan organisasi tenis meja, yaitu:

  • Pertandingan dilakukan dengan sistem gugur.
  • Sistem perhitungannya adalah best of three. Perhitungan ini adalah dimana kemenangan 11 rally point saat babak penyisihan.
  • Di babak final, best of five adalah sistem perhitungan yang digunakan dengan jumlah kemenangan yaitu 11 rally point.
  • Apabila ada poin seri (10-10), maka akan ditambah pertandingan dengan 2 poin lagi.
  • Pemain yang mendapatkan poin selisih 2 lebih dulu akan dianggap pemenang.
  • Jika seri setelah selisih tambahan 2 poin, selanjutnya centrian koin akan dilakukan untuk mendapat pemenang.

4. Pelanggaran

Tidak hanya mengenai pertandingan saja, terdapat beberapa aturan tentang pelanggaran yang terjadi dalam permainan tenis meja. Berikut kriteria-kriteria yang dikatakan sebagai pelanggaran dalam tenis meja, yaitu:

  • Menggerakan atau mendorong meja saat bola dimainkan.
  • Saat bola rally, bet atau tangan menyentuh net dan meja.
  • Pemain menangkap bola yang dipukul lawan dengan posisi yaitu tangkapan tepat di atas meja.
  • Saat melakukan servis pemain tidak mengenai bola secara sengaja atau tidak.
  • Saat melakukan servis, posisi pukulan tidak ada di posisi yang seharusnya. Posisi yang benar adalah di luar batas meja.

Ukuran lapangan tenis meja jauh lebih kecil dibandingkan dengan lapangan tenis biasa. Hal ini dikarenakan tenis meja dimainkan di atas papan atau meja. Ukuran lapangan ini berlaku untuk standar nasional maupun standar internasional.

Nah, itu tadi penjelasan mengenai ukuran lapangan tenis meja serta peraturan bermainnya. Semoga bermanfaat untuk kamu!

Demikianlah Informkasi Tentang Olahraga Tenis Meja: Ukuran Lapangan sampai Aturan Bermain yang kami Rangkum dan refrensi dari beberapa sumber. Semoga Artikel Olahraga Tenis Meja: Ukuran Lapangan sampai Aturan Bermain Bermanfaat bagi anda.

Populer

Flashnews